Tampilkan postingan dengan label sumandingfeels. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sumandingfeels. Tampilkan semua postingan
Selasa, 03 Desember 2024
Tim KPH Bersama LMDH Wana bhakti Melakukan Pengukuran
Tim KPH Pati Bersama Taruna Tani Mapan dan LMDH: Kolaborasi untuk Wisata Baru di Buper Sumanding Feels
Pada hari yang cerah ini, Tim KPH Pati bersama Taruna Tani Mapan dan LMDH bergotong-royong melakukan pengukuran batas lahan BKPH dengan Perhutani di kawasan Sumanding. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan pengembangan destinasi wisata baru yang dinamakan Buper Sumanding Feels.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol sinergi antara pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat sekitar, tetapi juga wujud nyata semangat gotong royong untuk meningkatkan potensi desa. Dengan hadirnya wisata baru ini, diharapkan dapat menjadi magnet ekonomi dan budaya bagi Sumanding serta daerah sekitarnya.
Kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat menjadi pondasi penting bagi terciptanya kawasan wisata yang ramah lingkungan, edukatif, dan penuh pesona alam. Mari kita nantikan bersama hasil karya dari kolaborasi hebat ini!
Kamis, 28 November 2024
Petani Milenial yang Sukses Berkebun Kopi
Di lereng hijau Gunung Muria, Jepara, lahirlah seorang petani milenial yang mengubah wajah pertanian kopi di desanya. Lismanto, seorang anak muda dengan semangat dan visi besar, telah membuktikan bahwa bertani tidak hanya soal mengolah tanah, tetapi juga tentang inovasi, ketekunan, dan cinta terhadap alam.
Sejak muda, Lismanto melihat potensi besar dalam tanah tempat ia dilahirkan. Berbekal pengetahuan dari tradisi keluarganya sebagai petani, ia memutuskan untuk memperdalam ilmu pertanian modern melalui pelatihan dan komunitas petani kopi. Ia menggabungkan teknik tradisional dengan teknologi masa kini, seperti sistem irigasi berbasis sensor dan pemasaran digital, untuk meningkatkan produktivitas kebunnya.
Tidak hanya berfokus pada hasil panen, Lismanto juga peduli pada kualitas. Ia menanam varietas kopi unggulan yang tumbuh subur di tanah vulkanik Muria. Dengan perhatian penuh pada proses pemeliharaan, pemetikan, hingga pengolahan pascapanen, kopi hasil kebunnya kini dikenal memiliki cita rasa yang khas, diminati hingga pasar nasional dan internasional.
Sebagai generasi muda, Lismanto juga aktif berbagi pengetahuan dengan petani lain di desanya. Ia membentuk kelompok tani milenial yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan. Melalui media sosial, ia mempromosikan produk kopinya sambil mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Kesuksesan Lismanto bukan hanya diukur dari pendapatannya yang meningkat, tetapi juga dari dampak positifnya bagi komunitas dan alam sekitarnya. Ia menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di pedesaan bahwa bertani, terutama kopi, bukanlah profesi yang ketinggalan zaman. Sebaliknya, bertani adalah masa depan yang penuh peluang, asalkan dilakukan dengan tekad, ilmu, dan kecintaan pada tanah tempat berpijak.
Lismanto adalah bukti nyata bahwa petani milenial bisa menjadi pilar penting dalam membangun pertanian Indonesia yang maju dan berkelanjutan.
Sabtu, 17 Maret 2018
BUPERSUMANDINGFEELS
Assalamualaikum wr.wb.
Berikut ini kami akan share beberapa foto yang kami dapat dari buper sumandingfeels.
Langganan:
Postingan (Atom)

